buat kamu yang sedang jauh

Hai kamu, sedang apa di sana?

Malam ini jarak kita terpisah beberapa ratus atau bahkan beberapa ribu kilometer jauhnya. Menyesal aku tidak mendengarkan penjelasan guru geografiku dulu. Aku jadi tak tahu berapa kilometer jarak di antara kita sekarang.

“Aku kangen kamu.”

3 kata yang sejak kemarin terus kuucapkan. Berharap jadi mantra sakti yang bisa mengantarmu pulang kepadaku.

Tapi apalah dayaku? Tiketmu pulang baru berlaku di hari selasa nanti. Aku jadi ingin menggedor2 pintu surga untuk meminta pada Tuhan agar hari selasa cepat tiba.

Hari ini aku masak makanan yang dulu pernah kubuatkan untukmu, ketika kamu dengan centilnya bilang kamu tidak mau makan daging lagi. Aku mendadak kangen ekspresi surprised-mu ketika kubawakan makanan ke rumah. Ih aku jadi tambah kangen kan -_-”

Cepat pulang sayang, kota yang sudah sesak ini menunggumu.

Baik2 ya di sana. I wuf you, my carelessboy.. :*

Sent from Achie’s black gemstone. ­čśë

Advertisements

in the middle of my date with skripshit

oh tuhan, bikin latar belakang itu susah ya, terutama kalo skripsi lo tentang suatu keadaan yang sekarang lagi jadi masalah. ih sumpah ya gue kesel banget sama Kemendiknas. itu RSBI jangan bubar jalan dulu sampe gue selesai skripsi please! *nangis darah*

gue smsan deh akhirnya sama dosen pembimbing gue. eh ternyata beliau lagi rapat HIMPSI dan belom kelar2 dari pagi. huhu.. pusing bareng2 aja kita mbaaak.. ­čśŽ

lagi guling2 pasrah di kasur, tiba2 carelessboy kirim email. subject-nya cuma “Hai…” isinya? foto dia. gue langsung bales:

kenapa mukanya begitu aaaaaaah? hahahahahaha
kayak abang2! =))
*tapi abang2 yang breathtaking*

sumpah dia kayak abang2 banget di foto itu. haha.. maaf ya kang. tapi eneng tetep cinta kok sama akang. *ih geli sendiri gue nulisnya. haha*

yuk mari lah, sekian celotehan malam ini. gue skripsian lagi ya. daaaaaahhh.. ­čśÇ

from my current playlist.

Pernah kutawarkan isi hatiku
Tuk redakan setiap luka hatimu
Pernah kuungkap tuk milikimu
Kau membisu apakah itu jawabmu

Pernah kukira ini tentang cinta
Oh ternyata hanya sahabat setia
Pernah kau minta bunuh cintaku
Kau membisu takkan pernah jawabku

Reff:
Semua yang kurasakan tak mungkin dapat kuhapuskan
Walau kau bersamanya menjalinkan kisah nyata
Dan┬áterlukaÔÇŽ

Setiap tetes airmata
Selalu kau menangis di pelukku
Namun setiap saat kau bahagia
Selalu kau memilih bersamanya

Pernah terpikir tuk tinggalkanmu

(Club 80’s ~ Cinta dan Luka)

ini lagu udah lama. entah berapa tahun yang lalu. tapi gue masih suka sampai sekarang. ya walaupun kalau didengarkan di saat yang kurang tepat jadi hakJLEBB! gitu.. ­čśÇ

another almost perfect day. :)

hari sabtu kemarin, Icha wisuda. sebagai sahabat yang baik, tentunya gue berencana untuk datang dong ya. tapi oh tapi, gue paginya harus masuk kerja dulu. jadilah gue pagi2 berangkat dari rumah dengan gembolan baju karena malamnya udah janjian mau merayakan wisuda Icha tanpa kehadiran sang wisudawati. hehe..

seperti biasa ya, ketika gue mau ke PPSP maka gue akan naik bikun tuh dari gerbatama. ngeeeeenggg sampai FIB dan dilanjutkan dengan jalan kaki. begitupun kemarin. gue naik bikun biru, cuuussss. eh sampai deket psiko, yang harusnya dia belok, dia malah lurus, ambil rute bikun merah! oh ya udah nanti kan muter lewat FIB juga, pikir gue. still, gue duduk manis di dalam bikun. sesampainya di FT, lhoooooo bikunnya gak belok kanaaaannnn! dia malah lurus terouuuusssss sampai asrama. pemberhentian terakhir. cakep. akhirnya gue pun mengulangi perjalanan dengan naik bikun LAGI, lewat gerbatama LAGI, dan kali ini gue turun di stasiun buat naik ojek.

warning: kalo hari wisuda, semua transportasi di UI itu kacau. lmao.

udah tuh yah gue kerja kan, sampai jam 1. ternyata kerjaan gue udah beres jadi gue pamit sama Emon terus gue langsung cao ke kosan Nanda.

sampai sana, peluk2 kangen, terus ganti baju, make up-an, cao lagi ke balairung. Daphne minta didandanin sama Nanda soalnya. akhirnya di sana abis dandanin Daphne, gue sama Nanda makan. terus becanda2 sama Daphne dan Koyo. terus nyusulin Icha deh menjelang wisudanya selesai. poto2 sampe puas, yell guys *ih udah lama banget gue gak yell guys. ini lagi gue yell guys pake high heels. ternyata bisa lho! hihi* cao lagi ke psiko.

ngek. gue sirik maksimal sama temen2 gue yang pada lulus 3,5 taun. soalnya gue berasa jadi telat lulus. padahal mereka yang kecepetan. lol. ternyata Nanda juga ngerasa begitu. tenang Nda, semester ini kita sidang cerai sama mas Skripsi! ­čśÇ

setelah poto2 lagi dan ngobrol2 sama orang tuanya Icha dan mereka sekeluarga pulang, gue sama Nanda ke kosan. curhat, ngobrol, teler, mandi, curhat lagi. jam 9 baru deh keluar karena niatan awal mau ke KFC sama Dian, Andra, Opick. eh ternyata carelessboy ikutan dan dia bawa mobil. terus gak jadi ke KFC. malah ke Cibubur Square. hahaha.. kacau.

sampai sana terus gue-Nanda-Opick makan di, er, apa itu namanya? sodaranya ayam? haha.. sumpah gue lupa. terus karena tempat itu tutup jam 12 dan jam 12 kurang seperempat lampunya udah pada dimatiin, kamipun pindah ke Starbucks. gue ngidam caramel macchiato. ­čśÇ

terus hancur minah lah itu selama di Starbucks. poto2, mancing Opick biar curhat dan akhirnya curhat lah dia dengan suksesnya. poto2 lagi. nyuruh Nanda refill air putih sama mas2 sambil bilang, “mas, nyummm” dan monyongin bibir. poto2 lagi. jam setengah 3 baru pulang soalnya itu muka udah gak terkontrol semua pada ngantuk.

terus dengan suksesnya gue ketiduran di mobil. hahaha..

bangun2 udah deket Depok. dan gue kelaperan. jadi gue rewel. ternyata Dian juga laper. akhirnya kami makan deh di warung indomie NEON MIRING. benernya sih gak ada namanya. tapi Dian ngasih nama itu gara2 ada lampu neon yg miring di gerobaknya. *tepok jidat*

jam 4 baru deh gue-Dian-Nanda sampai kosan. terus beres2 bentar dan tidur. jam 8an gue kebangun sama suara hujan yang gue pikir suara keran di luar! hahaha.. ngaco banget. oh, badan gue pegel2 sampai sekarang. entah karena kecapekan, entah karena kemaren pas di balairung gue pakai high heels dan pecicilan gak bisa diem sampai heels gue nancep di tanah. hihi..

pokoknya gue senaaaaaaaang! that was another one of the best nights in my life.

poto2 menyusul yah. masih di kamera carelessboy soalnya.

gue gak pernah peduli kemana kita pergi. dari warung indomie sampai restoran bintang 5 sekalipun *ehm. perlu dicoba kayaknya* selama sama kalian, gue mau. karena bukan value dari lokasinya yang penting, tapi kebersamaan kita yang penting.
AGENT, aku sayang kalian.. ­čÖé

and to you, yes, you. cieeee yang diliatin mbak2 di warung indomie. hihi.. mamacih ya udah jadi tukang poto buat segerombolan anak genteng ini. gak nyesel ngajak kamu. kamu bener2 bisa blend sama agent. senang melihat kalian bisa berinteraksi dengan baik. ­čÖé

envy.

“Nila, apa kamu bisa dengar ledakan kembang api? Sudah dimulai sejak setengah jam yang lalu di sini. Sebentar lagi akan lebih ramai saat detik-detik pergantian tahun mulai mendekat. Hanya kamu dalam pikiranku. Aku jarang sekali meminta, aku tahu aku milik seseorang. Sedang kuusahakan menyelesaikan semua ini, tapi maukah kamu di tahun 2011 ini mengisi waktu-waktumu bersamaku? Nila, maukah kamu menjadi kekasihku?”

(camilan sepoci kopi)

masya Allah, mau dong ada pria mapan tampan beriman bisa diajak nakal2an yang bilang kayak begitu ke gue..

eh. maksud gue, bukan pria itu mesti ninggalin kekasihnya demi gue. in fact, maunya yang single aje. tapi mau dong dibilangin yang manis2 kayak gitu..

euh, i envy her that much! ­čśŽ

menohok.

When I see your smile
Tears run down my face
I can’t replace
And now that I’m strong
I have figured out
How this world turns cold
And it breaks through my soul
And I know I’ll find
Deep inside me
I can be the one

I will never let you fall
I’ll stand up with you forever
I’ll be there for you through it all
Even if saving you sends me to heaven

It’s okay. It’s okay. It’s okay.
Seasons are changing
And waves are crashing
And stars are falling all for us
Days grow longer and nights grow shorter
I can show you I’ll be the one

I will never let you fall
I’ll stand up with you forever
I’ll be there for you through it all
Even if saving you sends me to heaven

‘Cause you’re my, you’re my, my, my true love, my whole heart
Please don’t throw that away
‘Cause I’m here for you
Please don’t walk away and
Please tell me you’ll stay, stay

Use me as you will
Pull my strings just for a thrill
And I know I’ll be okay
Though my skies are turning gray

I will never let you fall
I’ll stand up with you forever
I’ll be there for you through it all
Even if saving you sends me to heaven

(The Red Jumpsuit Apparatus ~ Your Guardian Angel)

ngek. itu yang merah2 menonjok amat kata2nya.

sejak pertama kali denger lagu ini di kosannya Ciripa, baru malam ini gue merasa sesak denger lagunya.
mewakili suara hati sekali lirik yang gue merahin itu.
please don’t walk away.. please tell me you’ll stay..

sungguh. media player tidak pernah bersahabat sama patah hati. -_____-“

persepsiku tentangmu? tak tahu ya..

warning: tulisan ini sarat materi curhat.

waktu semester 2 dulu, ada 1 mata kuliah di kampus gue, namanya Psikologi Umum 2. sebagaimana namanya, mata kuliah ini isinya adalah psikologi secara umum. masih luas banget. masih kulitnya doang.

nah, salah satu topik awal yang dibicarakan di kelas adalah mengenai sensasi dan persepsi.

persepsi adalah suatu proses di mana otak menginterpretasikan sensasi serta memberikannya order dan makna. sensasi sendiri adalah proses dimana reseptor sel yang dirangsang mengirimkan impuls saraf ke otak. kedua hal ini sulit untuk dipisahkan, karena sensasi terjadi dengan sangat cepat dan nyaris tanpa usaha menuju ke persepsi.

nah, singkat cerita, *kalau gue tulis lengkap itu sama aja dengan merangkum setengah chapter text book ke sini! ha!* ada dua cara ekspektansi memengaruhi persepsi kita sebagai manusia.

  1. ekspektansi berdasarkan perceptual set. maksudnya, manusia itu punya kerangka berpikir (perceptual set) yang menyiapkan kita untuk mempersepsikan suatu hal dengan cara tertentu. nah, kerangka berpikir ini membangkitkan ekspektansi yang kemudian mengarahkan persepsi kita.
  2. ekspektansi berdasarkan skema. pengetahuan umum yang dimiliki manusia tentang dunia ternyata juga membentuk ekspektansi lho.

kenapa tiba2 membahas ini? nah. ini yang sebenar2nya gue sembunyiin di balik teori. haha.. nggak ding, sebenarnya tadi pas mau curhat di sini eh tau2 keinget sama teori yang pernah gue pelajari. terus karena gue anaknya aplikatif banget ya, maka gue curhat aja pake teori. tsk tsk.. emak bapak gue nyekolahin gue mahal2 cuma biar anaknya bisa curhat pake teori. terharu gue. (lmao)

oke. jadi begini. gue sedang merasakan disonansi kognitif. buat yang nggak tau, disonansi kognitif itu artinya pemikiran gue *dan hati gue sik* sedang terguncang hebat akibat suatu hal yang gue alami dan sanggup menggoyahkan pendapat gue. bingung? intinya, gue lagi galau. hihi..

kenapa galau?

gue kasih contoh aja deh biar ga nyolong2 amat curhatnya. misalnya gue selama ini beranggapan bahwa si A itu baiiiiknya gak ketulungan. sempurna dunia akhirat banget deh kayaknya. pantas dijadikan idola dan panutan hidup segala macem. gue beranggapan seperti itu karena gue baru kenal dia dan selama ini dia menunjukkan yang baik2 dari dirinya ke gue. fakta itu kemudian menjadi kerangka berpikir dalam benak gue. oh si A ini maksimal banget baiknya. maka muncullah ekspektansi tertentu dalam benak dan hati gue. “oh, si A selamanya baik lho. gak mungkin banget dia buruk.” atau semacamnya.

tapi ketika kemudian gue mendapati bahwa sosok A ternyata doyan selingkuh, atau ternyata menggunakan obat2 terlarang. kan goncang dong ya kerangka berpikir gue tentang si A sebelumnya. jadinya malah males dan ilfil berat. terus akhirnya gue mempersepsikan si A sebagai orang yang total nyebelin. padahal dia ke gue masih baik2 aja.

nah intinya gue sedang ada di kondisi mirip seperti itu. maka gue jadi galau dan bimbang. harus bagaimana gue? should i stay, should i go.. lhoooo jadi nyanyi lagunya Varsity. hoho..

ya sudah, selamat malam minggu semuanya! have a nice weekend everybody. ­čÖé