Kata Pengantar

I was actually gonna upload this one when IΒ finished my undergraduate thesis back in 2011. But since there was Mbee’s (back then: carelessboy’s) name BUT he’s still dating that girl I was holding myself from getting people into thinking there’s something going on between us (padahal iya ada yang going on, nafsu makannya ahaha *krik*).

SOOOOOO, back in 2014,Β and he isΒ already mine, ya boleh lah ya disebut2 ya di marih.. Of course dengan penyesuaian dengan tidak menyebut nama2 tertentu, cause I’m keeping this page personal. Veeery personal so I’m not gonna put some names due to my apt respect to these people πŸ™‚

Warren Buffett once said, β€œThe happiest people do not necessarily have the best things, they simply appreciate the things they have.” So, first thing first, Alhamdulillaahi rabbil β€˜aalamiin, I am so grateful and blessed for another chance to learn about life through these past two years, dear Allah SWT. It was indeed a long journey with lots of obstacles, but there are always good people to help me reach the finish line. To the ones who stay here no matter what, there is no better way to express my gratitude for your presence but a huge thank you and a space in these pages.

  • First of all, my family, for supporting me to go back to school and for letting me choose my own path. And a very special thank you to my mother, because what am I without you, mam?
  • My thesis supervisor, Dr. XXX for the chance to learn the core of social intervention from the real master, and for choosing me among the others since the beginning. Hands down and sungkem for the knowledge you shared and the seemingly endless patience towards my learning process.
  • Ibu XXX. for helping me earnestly and ensuring this program was running well. Through these short meetings I have learned a lot about loving a job and I have never met a teacher so dedicated and full of passion for her job like you.
  • AGENT. We rarely see each other but thank you for the almost 5 years of craziness provided through technology that made the distance seems nothing.
  • My one and only Insos Ranger 2012: Teh Mola, Teh Miaw, Mba Peni, Mas Ferdy, and Abu Hudan. You guys and a pack of basreng pedes are my only reasons to wake up early on Saturday mornings!
  • Incredibly smart people from whom I learned about life and how to have positive attitudes toward diversity beyond the theories I put into this thesis: Arie Suciyana, Sagita Sun Servanda Sitanggang, Kenny Immanuel, Nadya Karinadewi, and Gunawan Wibisono.
  • Mariska Adeline Sukmajaya Lie, my brutal shots of truth, for the invisible but always there supports and for having some faith in me since day one even when I’m doubting my own self. Thank you for always being one phone call away from me, no matter how far distance is separating us.
  • Sony Setyanto Wibowo, my very own MacGyver, whose patience and love toward this silly girl is undoubtable. Thank you for bringing me up when I am down, and for bringing me down to earth when I am flying too high. Thank you for balancing my life and making it so much more enjoyable. I am so grateful to have you.
  • Last but never be the least, Bravo SummerWave, who can never speak human words but has given me so many insights about this life. Thank you for becoming my constant reminder to live this life to its absolute fullest, to smile and make sweet lemonade when life hits with eath-sized lemons, to stay positive, and most importantly, to be true to my heart. I love you my four-legged kiddo.

After all, this thesis serves as an achievement for me, though it is remarkably far from perfect. I personally hope that this small research I have done would bring benefits for those who are eager to learn more about this topic.

Jakarta, Juli 2014

As for my little guy, I put his name in aΒ special page. πŸ™‚

Untuk Frosty WinterFall,

Malaikat kecilku di rainbow bridge.

Your jolly happy soul is my spirit to finish this thesis.

I miss you, and I wish you were here.

Advertisements

day 11: favorite quote

This is my favorite quote, which I find it hard to live by actually.. 😦

The happiest people don’t necessarily have the best of all. They simply appreciate what they find on their way.
(Warren Buffet)

I do try to live my life happily now. I have the best dog in the world, and I have the best man I could ever found. As for now, I do happy to be with them, though I miss my AGENTS so :’)

13 on 2013

So, menjelang tahun baruan kemarin gue sempat bikin wishlist. Er.. benernya sih wish-nya buanyak buanget *note on penggunaan huruf U yang menandakan…. you know.. It could be uncountable! Hihihi* Etapi kan ga boleh maruk yah, jadi gue menyederhanakan wish itu menjadi 13 wish saja. Ermmm.. This wish list stands apart from familial wishes, so it’s gonna be me, mostly.. πŸ™‚

  1. Memulai Tesis
    Ya apalagi toh pekerjaannya mahasiswa S2 kalo gak mikirin tesis. Actually, sampai hari ini gue belum kepikiran topik tesis. Ada banyak hal yang mau gue teliti. Gonna sort them and pick the one that’s easy and cool enough to write. Mhihihi.. Ya pokoknya mah yang gak lama2 jadi bisa lulus tepat waktu.. Can I hear a loud AMIN?? πŸ˜€
  2. Adopsi #Bravo
    *sigh* Ini sih 1 wish yang menjelang impossible ya.. Tapi gak ada salahnya berdoa dan berharap. Ya toh?? Siapa tau pas lagi berdoa dan berharap pas dicatet sama malaikat. πŸ™‚

    idung gedeeee :D

    idung gedeeee πŸ˜€

  3. Start my own business
    Kepikiran beberapa bisnis yang bisa sekalian jadi sarana edukasi masyarakat. I’m so eager on it, tapi sementara masih mentok di mematangkan konsep dan…. uhuk! mencari sumber dana.. Ya jangan sampe gue bisnisan cuma sebulan dua bulan terus udahan.. Pengennya sih minimal akhir tahun ini konsep dan dana udah mantap, tahun depan tinggal cusss! Syukur alhamdulillah kalo akhir tahun ini malah udah bisa jalan.
  4. Get a better job
    Not gonna talk much about this, yang pasti gue pengen cari kerjaan yang mungkin freelance walaupun gak menutup diri sama kerjaan full time juga. Better work environment, better remuneration, better people, happier me. I knooow there’s no such a perfect job, but mine here is……. %&$@(^$*&@$)%
  5. Lose 5 kg
    No need further explanation ya, pokoknya buang semua lemak2 yang menempel! >.<
  6. Punya running shoes lagi
    Maybe the only sport that I love to do is running. Oh well, iya iya, jogging deh.. Running-nya dikit2. Hihihi.. Anyway, gue lebih seneng jogging dan running karena gue gak perlu equipment yang rempong dan gede kayak kalo sepedahan. Running shoes yang bagus emang pricey, tapi nyimpennya kan gak seribet sepeda. Lagipula udah dibeliin tas pinggang sama Mbee ya berarti kudu beli running shoes lagi yang pas sama bentuk telapak kaki gue biar kalo lari gak gampang pegel & sakit kaki gue.. πŸ™‚
  7. NARS Blush Orgasm
    Ehem. Iya, gue lagi ganjen aja beli2 printilan make up dari awal tahun kemarin. Maab ya, gue anaknya gak tahan banget sama sesuatu yang berwarna-warni apalagi make up. Liat website-nya post it aja gue bisa orgasm #eh. Nah si blush on ini katanya sih segitu cakeubnya. Ditambah lagi warnanya yang pink-peachy dan bisa dipake buat orang dengan tone kulit apa aja. So marilah ya kita membujuk bapak Mbee buat jalan2 ke Sinciapo sana main MTG, tapi pulangnya mampir Sephora beliin ini. Don’t bother coming home without this blush! *langsung dipegat* 

    the famous orgasm blush  from NARS :D

    the famous orgasm blush from NARS πŸ˜€

  8. Buy a new smartphone
    Tahun ini masuk jadwal 2 tahunan beli smartphone. Belum ada rencana mau beli apa, yang jelas mau meringankan kerja si BlackBerry. πŸ˜€
  9. Family road trip
    I miss going on a road trip with my family. Pengennya tahun ini road trip ke Jogja sampe Malang. Liburaaaannnn! Semoga kalo pertengahan tahun ini bisa resign dan dapet kerjaan freelance dengan fee ciamik dan akunya laku *semacam minyak goreng neng??* jadi bisa gampang ngatur jadwal liburan.. :3
  10. Pacar wisuda
    This would be a very nice thing to happen this year. Just another step closer. Bismillah ya Allah.. Semoga dipermudah jalannya.. Me, my family, and his family can’t wait for this moment to happen.. :’)
  11. Lebih sering kumpul sama AGENT
    1 word: KAAAAANGEEEEEEEEENNNNNNNN!! >.< Semoga dengan pulangnya Icha di pertengahan Januari ini bisa bikin AGENT lebih sering kumpul ya.. Kangen karaokean tengah malem ey..
  12. Be more laidback
    Maksudnya ya gak grusa-grusu lagi.. Lebih rileks ngadepin hidup.. Gak usah cemas berlebihan. Santai aja kayak di pantai, selow kayak di pulau.. πŸ˜€
  13. Preparing ‘it’
    Muihihihihihi.. IT-nya bukan nikah! Pokoknya bukaaaannn! Dibantu doa saja lah ya, semogaaaa.. O:)

Soooooo, begitulah 13 wish yang semoga tercapai di tahun 2013 ini.. Mostly sih wish #4 dulu.. AAAAAMIIIIINNNNN.. πŸ˜€

I don’t usually attach myself to some people,

but when I do…….

KOK YANG NYANGKUT SAMA GUE YANG OTAKNYA GESER SEMUA?????

*ngakak gelundungan sampe gunung kapur*

Punya group di WhatsApp cuma 2, karena gue gampang annoyed kalau handphone gue tarantuntung mulu. Tapi kok ya kedua group ini isinya orang2 berotak geser ke arah jenius semua sih??

Group pertama. We talk about shit everyday. Literally shit. Gue rasa emang udah takdir sampai orang2 jenius ini berkumpul di satu group dan ngebahas P-U-P. *ketawa sampe lemes*

Group kedua. Gak paham lagi gue ini omongannya juga sama gesernya. Sama ngawurnya. Sama bikin ngakak dan sakit perutnya. Topiknya apa? Aaaaada deeeh.. Hihihihihihi..

I loooove love love love love you guys and girls. Sini ketjup hangat dulu satu2. Terima kasih ya sudah menceriakan hari2ku. :’)

so long, farewell.. :’)

DISCLAIMER:

Waktu aku nyalain si Puffy *iya, itu nama laptop aku yang baru* untuk mengetik ini, background desktop aku yang ganti-ganti setiap 10 menit sekali menunjukkan gambar ini:

posing with our sort of ‘achievement’ at the office πŸ˜€

Enjoy.. πŸ™‚

Selasa, 26 Juni 2012
Sehari sebelum genap setahun usia gelar sarjanaku. *penting??*

Hai kamu,

Aku nggak tahu sudah berapa banyak tulisan yang aku buat tentang kamu. Tapi ijinkan aku menulis satu lagi ya..

Hari ini aku menerima kabar. Katanya kamu akan berangkat Jumat tengah malam besok. Akhirnya ya, setelah penantian sekian lama. :’)

Aku masih ingat ketika pertama kali kamu bilang ingin menyusul kekasihmu ke negeri seberang. Waktu itu kekasihmu masih ada di seberangnya negeri seberang.Β  Rasanya hal itu masih jauh sekali dari kenyataan, mengingat kita masih pula berkuliah.

Tapi ketika pertama kali kita bekerja di kantor yang sama dan kamu bilang tahun ini kamu akan menyusulnya, aku merasa sedih sekaligus senang.

Iya, aku sangat senang karena akhirnya kamu nggak LDR lagi. Kamu nggak perlu mengkhawatirkan dia lagi karena kamu akan bersamanya setiap hari. Kalian ada untuk satu sama lain secara fisik. Bukan lagi lewat tampilan Skype atau telepon. Akhirnya kalian nggak perlu melakukan skype sex dan bisa grepe-grepe sungguhan. Menilik bahasa mamak, klimaks normal. #eeeeeehhh

Sungguh, aku senang. Siapa sih yang tidak senang melihat sahabatnya akhirnya menikah dan akan berkumpul dengan suaminya? No word could explain my happiness toward the news. Finally, God rewarded your patience with something nice. :’)

Tapi di sisi lain, aku sedih. Seumur hidupku, aku nggak pernah punya sahabat perempuan. Nggak pernah ada yang cocok aja. Semua beda frekuensi pemikiran sama aku. Tapi beda ketika ketemu AGENT, terutama kamu. Kadang kita nggak perlu ngomong untuk mengungkapkan isi pikiran masing2. Cuma dengan lirikan mata kamu bisa menerjemahkan apa yang mau aku bicarakan. Dan seringnya aku bisa mengira-ngira apa isi kepalamu saat itu. Mengira-ngira ya, aku kan bukan cenayang. πŸ˜€

Persahabatan kita memang aneh sih, kita nggak setiap hari ketemu, kecuali waktu sekantor dan sharing kubikel dulu. Kita juga nggak se-intens itu BBM-an atau dulu SMS-an. Tapi entah ya, aku selalu tahu bahwa kamu ada meskipun jauh. Kamu satu-satunya orang yang menyimpan semua rahasia percintaanku. Nggak ada orang lain yang tahu sebanyak apa yang kamu ketahui. Dan kamu juga yang berhasil membuatku melewati saat-saat near death experience ketika patah hati dulu. Kamu nggak pernah ngelarang aku untuk dekat sama laki-laki yang aku suka, meskipun kamu nggak setuju. Kamu selalu punya pertimbangan sendiri, yang penting akunya bahagia. Terima kasih ya, sudah membuatku jatuh dan bangun lagi untuk belajar. :’)

Harusnya sih kepindahanmu ini nggak memberi efek banyak buat aku. Ya sekarang aja kita nggak setiap hari ketemu. Tapi rasanya berat banget melepas kamu pergi. Rasa kehilangannya terlalu besar ternyata. Aku aja yang sok-sokan men-deny. Sok kuat gitu ditinggal sahabatnya kaw….. eh, menikah dan lalu menyusul suaminya. Tapi kan life goes on ya. It’s time for us to fly and pursue our dreams, as I am pursuing my own right now.

Aku bakalan kangen banget sama kamu neng. Sama English convo kita yang nggak tahu tempat *bahkan di tengah himpitan orang-orang di KRL Ekonomi. Sungguh luar biasa.*, sama kamu yang suka nge-spank aku, sama kamu yang makannya banyak sampai dipanggil Babi Air sama suami kamu, sama susu Ultra rasa Mocha yang suka kamu bawain, sama obsesi kamu terhadap babi, sama sesi sleepover kita, sama kamu yang maki-maki aku kalau aku iseng ngedipin kamu, sama quality time kita yang jaman sekantor dulu selalu dilakukan di tengah kegiatan kantor, sama semua jalan-jalan hedon kita, sama….. semuanya. Kamu itu 1 paket sahabat yang nggak sempurna, tapi aku sayang kamu, pake banget.

Till we meet again, Mariska Adeline.. I’m going to miss you so much. :’)

Dan di suatu hari yang panas di bulan Juni, kita reka ulang semua tawa itu di kota Depok. Tempat dulu kita memulai semua mimpi masa depan kita.

Baik-baik di sana ya Markisa Simanungkalith-ku..

Jangan kesasar di sana. Aku nggak bisa nolongin kamu lagi kalau kamu nyasar. Jadilah wanita yang lebih elegan dengan membawa GPS kemana-mana. B-)

*kecupbasahh*

*salamkedipselalu*

*tabokpantat*

P.S. Kalau kamu dan suamimu pulang ke Indo, kita potluck party ya, kekasihku hutang ramen padamu dan suamimu hutang sushi padaku. πŸ˜€

P.S. lagi. Terima kasih neng Teppy atas tulisannya yang menginspirasi gue untuk menulis ini. πŸ™‚

long weekend kemarin

Long weekend kemarin dibuka dengan gue kerja half day akibat mas2 Xerox gak jadi dateng ke kantor buat benerin mesin fotocopy. Waste Toner-nya mesti diganti dan itu harus nunggu mas2 Xerox. Jadilah gue jam makan siang udah di Depok karena malemnya emang berencana karaokean sama AGENT.

Gak berapa lama, Kania dateng ke kampus. Dimulailah kecacatan karena tiap ketemu emang obrolannya gak pernah bener aja. Haha.. Terus malem jam setengah 8 baru berangkat ke Margo City. Baru mulai karaoke, dapet kabar nggak enak. Helm Mbee ilang. Gue worry setengah mati karena dia ngabarin cuma sepotong2 dan gue takut dia kenapa2. Oke, ini mulai terdengar seperti emak2 overprotektif. But if you know Mbee, you’ll understand how I feel. -_-”

Karaoke 3 jam. Abis itu suara serak dan badan pegel2. Opick bilang ini faktor D. DEWASA. Gue bilang faktor U alias UMUR. Akhirnya sih ada kesimpulan yang cukup disepakati: Nyanyi di karaoke sampai lagu selesai itu faktor D. Nyanyi 3 jam terus tepar itu faktor U. πŸ˜€

Pulangnya terus ngobrol2 di kosan Nanda. Sayang banget Dian gak bisa ikut karena mamanya ulang tahun. Obrolan udah macam lagi KAUP aja itu malem2 cekikikan dan gosip2 gak penting. We tried to catch up on each other’s life. Masih kurang, dan akan selalu kurang. Tapi setidaknya cukup untuk kemarin. Next time lagi ya ceman2ku. Selalu kurang kalau sama kalian. :’)

Siang apa sorenya, Mbee ngasih kabar kalau Jumat itu mamanya mau ke Cengkareng, ke rumah pakdenya. Gue langsung panik. Lah gimana ini masa gue gak ketemu mamanya? Udahlah jarang ke Jakarta, masa iya gak disempetin ketemu? Bisa gak direstui ini hubungan macam yang kemaren! Hihi..
Tapi kok ya ndilalah gue emang gak perlu masuk hari Jumat! Subhanallah banget ini doa dan kebimbangan gue dijawab seketika. Jadilah Jumat pagi gue berangkat ke Klender. Sampe sana menjelang Jumatan, terus nungguin 2 cowo itu Jumatan, gosip2 sama mamanya Mbee & mbak Arie, baru cussss deh kita ke Cengkareng.

Keluar tol, makan dulu di KFC. Standar abis yak. Hahaha.. Yang gampang dan pas dilewatin aja gitu maksudnya. Mbak Arie bilang, ini ayam ada ganjanya apa ya enak bener. Eh mamanya protes, ya ga mungkin lah. Becanda kita tanteeeee.. πŸ˜€

Sampe rumah pakdenya, gue shock. Ebuset, lagi kucel begini dibilang cantik. Er.. ga salah liat inih? Ternyata oh ternyata, he could look beyond my physical appearance. Hehe.. Beliau bilang,

Sony udah dibilangin, nyari pacar itu mesti yang cantik. Kalo jelek jangan dibawa kesini. Kan menikah itu buat memperbaiki keturunan. Jadi cari pasangan gak boleh yang jelek. Ya?

Tapi dari ekspresi mukanya sih gue tau beliau lagi nyindir Mbee soal siapa. Hihihi aku gak ikutan ah pakdenyaaaaaaa! *ngakak gelundungan*

Ngobrol2 sama sodara2 yang lain, terus pas pamit pulang dibilangin lagi sama pakdenya,

Yang rukun ya.. πŸ™‚

Tau aja kemarennya abis berantem. Aku jadi malu. :”>

Di jalan pulang, Mbee sama mbak Arie tidur. Gue jadi ngobrol sama mamanya. Not much, but I’m slowly learning what kind of mother she is. Her personal views on things we saw. And it made me want to be a good companion for her son. Well, of course not a perfect one, but the best one. πŸ™‚
Just hope that things are going well. As best as it could be.

Sabtu pagi saatnya berenang! Pagi2 Mbee udah ke rumah dan kita berenang bertiga bareng adek gue. Ralat. Gue belajar berenang. Tapi dasarnya seneng main air sih ya, jadi happy2 aja tuh gue. Udah gitu bawa sunblock tapi gak dipake. Pulang2 belang aja lengan sama paha gue. Yuk mari.. Gue gak peduli. Hahaha.. Cuma ya wondering aja sih, waktu di Bali main air 4 jam perasaan gak segosong ini deh. Itu di tengah2 pantai ya. Ini di tengah kolam renang. Ih capek deh.. -_-”

Abis berenang gue tidur macam orang mati. Bangun2 banyak BBM dari Mbee. Ternyata telkomsel lagi error makanya baru pada masuk itu BBM.

Malemnya karena gak bisa tidur akibat kebanyakan tidur, gue nonton Gossip Girl deh sambil ngeces2 ngeliat Chuck Bass. Terus pas mau tidur baru inget lha ini udah tanggal 20, coba ah kali2 udah ada pengumuman S2. Sambil pipis aja dong gue buka website-nya pake BB. Ternyata udah ada dan aku diterimaaaaaa! I’m beyond glad and worry at the same time. Bisa masuk ya harus bisa lulus juga. πŸ˜€
Insya Allah kalo semua lancar, 2 taun lagi pake toga lagi di Balairung, tapi strip biru-nya ada 2. :’)

So that’s a wrap for my superb long weekend. How’s yours? Did you have a lot of fun? πŸ˜‰

I’ve just remember

When I look at the calendar this morning to create interview data, I remembered something. Today is April 23rd. A day that was mean a lot to me. A day when he asked me to be his girlfriend 4 years ago, after about a month of knowing each other.

After 1 year and a half, he decided to get over me. Shocked and didn’t realized what was going on at that time, I went into a quite huge depression. Didn’t sleep for days, harming myself so bad my friends were always angry to me. Didn’t hate him for turning me into a zombie, only telling me all the time: Cukup tau aja sih ya ada laki2 kayak begitu!
Guess they’re much more mature than their actual age. :’)

After about 3 months, we tried to fix everything. It took me 6 months to realize that my ex was quite a jerk. Telling me to stop blogging. Giving rules here and there. Wasting my time and my money. Didn’t want a relationship but went furiously mad when I went out with mas Kepo. *sigh*
And he turned veeeeeery nice to my family. Well where have you been, jerk?

So I left him, for my own good. And yea, my life just became much better and better since then. Never heard about him, only misses him for less than 5 times since then, I almost forget that I had him as my ex. Haha..

Now that I remembered what happened today 4 years ago, I’m glad that life took me this far. Leaving him was probably the best decision I’ve made. πŸ™‚

And to you, jerk, yes you, I hope life treats you kind. πŸ™‚
If you ever get mad at me, just remember this sentence my friend told me:
Life’s a bitch, dude, and we’re marrying one.

Sent from Achie’s black gemstone. πŸ˜‰