#AkhirnyaMilihJokowi

Never thought I’d write this kind of thing in my blog, honestly. No, this isn’t a campaign material, as always I just want to share what’s in my mind. Kindly read this with open mind, please?🙂

Sejujurnya ketika partainya mencalonkan Jokowi sebagai capres, gue ilfil. Ih apa sih, berharap elektabilitas naik banget deh lo. Jokowi baru juga jadi gubernur, entar bla bla bla.. banyak lah pemikiran gue ketika itu.

Cuma seiring berjalannya waktu, gue mulai berubah pikiran. Gue ngeliat ini orang gak ngoyo untuk jadi presiden. Apa ya, yang gue liat itu dia berprinsip “kepilih syukur engga ya udah”. Gue liat ini orang ga napsu memperkaya diri dan memang rekam jejak kerjanya pun bagus menurut gue. Oh engga, gue engga mau mendewakan dia dan bilang dia sempurna. Jokowi is another human being yang ada kekurangannya, tapi menurut gue dia hebat.

Satu, dia orang yang sangat rendah hati. Pernah di tahun 2009an apa ya waktu masih jadi walikota dia diundang jurusan gue untuk ngasih kuliah sebagai intervensionis. Dia dateng dan dosen gue hampir mengira dia adalah ajudannya Jokowi, saking sederhananya. Gue diceritain, di kelas dia bilang mau belajar dari senior2 gue yang mengundang dia. Men, ngana diundang buat ngajarin orang, terus ngana bilang mau belajar? 1 poin plus buat gue: pemimpin gak segan belajar dari rakyatnya.

Dua, gue gak ngerti kharisma apa yang dia punya, tapi dia bisa menggerakkan mayoritas golput-ers untuk mau memilih. Menurut gue ini hebat. Dia gak banyak ngomong, cuma nunjukin hasil kerjanya selama ini dan mengajak yuk kita nasionalkan program yang sudah berjalan ini. Simpel, gak muluk2 kebanyakan visi misi. Kebetulan gue ini orangnya gak suka yang ribet2 kalo bisa ada yang dipermudah. Dan gue selalu merinding baca tulisan orang2 di socmed dan para relawan2 yang fight for JKW-JK. Men, kalian ga dibayar men, you guys aren’t even rich people, yet you spent your money for someone who might not even know who you are! INI MAKHLUK MACAM APA YANG BISA MENGGERAKKAN HATI ORANG2 BERBAGAI KALANGAN INI?? *maap kepslok rusak*

Tiga, Jokowi gak pernah pakai topeng. Gue gak pernah ngeliat agenda blusukannya sebagai salah satu cara untuk pencitraan. Menurut gue dia hebat, punya kemampuan untuk mendengar dan memberi atensi terhadap curhat masyarakat. Gue aja kalo lagi senep ga sanggup dengerin curhat orang, lha ini pemimpin daerah yang masalahnya berjuta kali lipat dari gue masih sanggup turun ke lapangan untuk dengerin orang curhat..

Empat, Jokowi-JK didukung oleh orang2 hebat yang selama ini pun gue kagumi pemikirannya. Dan di kubu ini ga ada maling2 ternak, maling ibadah, segala macem. Honestly gue bahkan ga ngeliat mereka didukung partai, tapi didukung masyarakat.

Lima, gue selalu percaya insting anjing sama orang baru. Here, Bravo sering nonton tv di rumah, dan mau dia lagi tidur, makan, atau main, dia selalu diam ketika Jokowi muncul di tv, baru lanjut lagi dengan kesibukannya. Sometimes he stared at him on tv with big smiles, kadang ya menatapnya kayak yang adoring Jokowi gitu. Meanwhile, kalau yang satunya muncul, dia bakal bunyi BOOOOO~
And I do trust his instinct🙂

Well actually, kalau mau dijabarin mah bisa panjang banget ini tulisan. Tapi daripada gue dilaporin sama kubu sensi karena dianggap kampanye pas masa tenang, mari kita tutup tulisan ini dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim dan sampai jumpa di TPS pada tanggal 9 Juli. I’ll be there to vote, because that’s the least I could do for my country.
Aku sayang Indonesia, kalau kamu?

#salam2jari

image

Posted from WordPress for Android

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s