pa(w)renting competition

Beberapa hari yang lalu, gue mampir ke sebuah forum yang punya thread tentang pets, khususnya anjing. For those who doesn’t know, Apohh adalah anjing pertama gue, jadi gue banyak trial and error dalam ngerawat dia. Ya mungkin beda tipis lah sama emak2 lain yang anaknya baru satu, jadi masih banyakan bingungnya daripada ngertinya.

Di thread dalam forum itu, ternyata isinya gak jauh beda dari forum emak2 yang ngedebatin masalah asi vs sufor, vaginal birth vs sectio, dsb. Sama, di forum juga ngebahas hal serupa, kayak makanan apa yang paling bagus, how you treat your dogs, etc.

Owner garis keras pasti ngelarang anjingnya makan human food karena asin, manis, dsb. Belum lagi kontroversi dog food ‘murah’ yang ada di pasaran tapi bikinnya dari jeroan dan bulu segala macem. So they feed their dogs dengan makanan yang sekantongnya hampir 1 juta rupiah. Supaya bulu glowing dan gak gampang rontok katanya.

Gue yang awalnya seneng ada forum itu lalu jadi bete. Apaan sih ini emak2, gak bisa apa gak berkompetisi masalah anak? Kemaren yg kaki 2, sekarang yg kaki 4. Buset. Gak capek ya living a virtual competition?

As for me, gue menganggap diri gue sendiri the best mommy for Apohh. Bukan, bukan karena gue beliin dia makanan 1 juta rupiah sekantong. Tapi karena gue membiarkan diri gue dan Mbee ngerawat Apohh dengan cara kami sendiri. Makanan Apohh gue beli merk Best in Show, why? 1. Anaknya doyan, 2. Harganya terjangkau kantong emak bapaknya, 3. Bulu Apohh always glowing dan always rontok karena Siberian Husky mana yang gak pernah rontok bulunya?? Plus, Golden Retrievernya bikin bulu rontok gak pake musim, walaupun tetep ada musim shedding besar.

Gue selalu tanya tentang Apohh ke okter hewan atau ke kenalan2 gue yang udah lebih dulu punya anjing dan memperlakukan anjingnya sebagai anggota keluarga. Those who doesn’t feed a million rupiah dog food to their dogs, yet their dogs are healthy and alive!

Saran orang2 yang berkaitan dengan kesehatan dan kelangsungan hidup Apohh selalu gue dengar dan pertimbangkan. Tapi jujur ya, interaksi beberapa hari di thread itu bikin gue capek. Capek hati. Come on, mommies, stop fighting and making rules for eveyone! Gue sih terserah ya kalo pada mau ngasih makan anjignya raw food kek, dry food harga 5 juta sekantong kek, grooming di salon tiap 3 hari kek, I don’t give a damn about it.

Sekarang gue udah leave thread itu dan leganya luar biasa. Karena gue jadi bisa fokus ngurus Apohh tanpa kepikiran gimana caranya memenangi kompetisi sama emak2 virtual itu. Toh tanpa makanan 1 juta, anak gue sehat, bulunya glowing luar biasa, nurut sama emak bapaknya, lincah pula selayaknya anjing retriever. Dan yang terpenting, Apohh bahagia. That’s it.

Untuk menutup postingan ini, gue mau mengucapkan terima kasih yang sebesar2nya sama emak2 kompetitif di thread tersebut. Terima kasih sudah mengingatkan gue bahwa materi bukan segalanya dalam merawat anjing. Terima kasih sudah mengingatkan gue bahwa Apohh bahagia karena gue yang grooming dia, bukan orang di salon anjing. Terima kasih sudah mengingatkan gue untuk merasa bangga sama diri gue dan Mbee, we managed to live without competition with other pa(w)rents for the past year. Terima kasih sudah mengingatkan gue bahwa Apohh berubah drastis dalam setahun dari neglected ke super ganteng karena 1 vitamin yang gak dijual di dokter hewan manapun. Vitamin C(inta).

Sekian dan terima wet food Apohh 1 kardus. :p

Posted from WordPress for Android

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s