life in Insos 2012

Kamis kemarin, gue diundang acara halal bihalal jurusan gue. Sebenarnya sih diundangnya mendadak, baru hari rabu dikirimin e-mail. Untungnya pas hari kamis gue gak ada acara apa2, jadi bisa lah dateng. Lagian gimana ceritanya kalau sesepuh jurusan gue itu bosnya mbak Arie terus gue bolos? Bisa dipaketin ke daerah konflik kali gue. #berlebihan

Akhirnya gue pun datang. Terus…… Gak ada yang gue kenal. LOL. Terus beberapa dosen pada shock gitu ngeliat gue nongol jadi mahasiswa jurusan itu. Lha pas S1 ambil peminatannya apa dan gak pernah ada desas-desus gue mau S2 kok ya tau2 nongol udah jadi maba. Oh ya, temen2 seangkatan gue udah pada senior lho. Ampun deh, alamat jadi anak bawang sih gue di kelas. Huahahahaha.. Jadi kemarin itu intinya adalah acara persembahan dari angkatan 2010 yang alhamdulillah lulus semua tahun ini. What I mean semua ya empat2nya, soalnya di angkatan mereka, jumlah mahasiswanya empat orang. While di angkatan gue, alhamdulillah, ada SEPULUH orang. Yippieeee..

Acara kemarin selain dihadiri sama kakak2 alumni, ada dosen2 dan mahasiswa baru. Sayang, maba-nya yang dateng cuma empat orang. Tapi gue bersyukur banget karena kemarin bisa dateng. Soalnya baik alumni maupun dosen2nya banyak sharing tentang tips survive di jurusan, sampai tips lulus on time. I instantly fell in love with the community. Bener kata dosen gue, jurusan gue ini kecil, kayak keluarga, tapi dampaknya besar. Yaiyalah boooo, yang diintervensi bukan seorang dua orang, tapi satu komunitas sosial! Mendadak ada beban berat di pundakku. Hahahaha..

Kemarin juga sempet ngobrol2 sama mbak Dosen dan salah satu alumni yang tesisnya ngambil ranah pendidikan. Oh ya, serunya jurusan gue, penelitiannya bisa nyaplok ranah mana aja karena dimana2 ada komunitas sosial. Jadi ke pendidikan bisa, ke perusahaan bisa, ke daerah konflik pun bisa. Seru kaaaaaan?? Hihihi..

Nah, pembicaraan itu jadi nyerempet2 ke skripsi gue, karena kan skripsi gue ngebahas pendidikan juga. Pas gue nyebut konstruknya langsung si mbak dosen tertarik. Gue juga bilang, kalau kata pembimbing skripsi gue yang ciamik itu *dan kata beberapa orang yang tau topik skripsi gue*, skripsi ini sebenernya tesis yang gue downgrade jadi skripsi. Jadi tinggal dikasih intervensi dan VOILA! Jadi deh tesis. Terus si mbak dosen bilang, bisa tuh skripsi gue jadi bahan tesis, tinggal gimana intervensinya aja. Nanti pembimbing 2-nya ya pembimbing skripsi gue.

Awalnya gue manggut2 aja tuh pas dia nyerocos sendiri soal skripsi gue. Terus gue baru ngeh, lah ini lagi nawarin diri buat ngebimbing tesis gue pan yak! Ahahahahaha alhamdulillah ya Allaaaaaah kalo skripsi gue bisa kembali ke strata yang seharusnya menjadi tesis.. :’)

Ah jadi inget masa2 ngenes waktu skripsian. Skripsi yang sama kayak gue nggak ada. Ada juga yang mirip doang, not exactly the same construct. Jadi bacaan gue ya tesis yang jadi patokan gue, sama…… disertasi. Kurang kram apa coba tuh otak gueeeee =))
Mana dapet penguji yang gak ngerti konstruk gue sama sekali. Hoahahahaha.. *lah kok jadi curhat?? Oke, fokus lagi*

Jadi intinya, gue tak sabar buat mulai kuliah dan mikir lagi, ngerjain tugas lagi, debat2 lagi. Aaaahh semangatku membaraaaa!😀 Wish me luck on tomorrow yah temans. *cups*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s