renungan #2

kalian percaya gak kalau gue bilang gue takut menjalani hubungan percintaan?

ih. jangan pada ancang2 mau nyambit gue gitu dong. gue serius inihh. eh. tapi kalo mau nyambit pake sushi gapapa loh! *ambil baskom, siap nampung* yang banyak ya. hmm.. sushi tei diterima dengan senang hati loh. *langsung pada pengen nyambit pake batu nisan*

oke. serius lagi. gue beneran sedang merasa insecure lho terhadap hubungan percintaan yang serius. maksud gue, di usia 22 ini *tsah!* sudah saatnya gue memikirkan masa depan dengan lebih baik. kayak sekarang nih, gue lagi menata karier dengan memiliki koneksi seluas2nya. terus lagi menata kehidupan akademis juga dengan menyusun skripsi. tapi sumpah. gue takut untuk menjalani hubungan percintaan.

gak tau ya, mungkin pengalaman gue gagal setelah menjalin hubungan yang rada2 serius selama satu setengah tahun waktu itu yang bikin gue sekarang sedikit ogah2an dalam menjalin hubungan lagi. sok atuh lah ketawain gue. tapi gue beneran takut gagal. apalagi entah kenapa orientasi gue saat ini ya kalau menjalin hubungan itu buat diseriusi ke jenjang pernikahan *tsah. apa sih pemilihan bahasa gueee.. jijik. haha*
maka dari itu ya kan ya, gue agak2 serem. gue gak mau pacaran beeeertaun2 dan akhirnya end up begitu aja padahal niat awalnya serius. aduh payah banget ini gue mahasiswa psikologi semester akhir tapi ya gak bisa menyelesaikan konflik batinnya sendiri. haha..

ketika kemarin gue berbincang sama seseorang, gue bilang bahwa gue takut sebenarnya untuk menjalani hubungan baru. jadilah gue ‘main aman’ aja dengan hubungan yang gak punya status. nih kan. tanda2 kepayahan memang gue ini. gimana mau maju kalau begini caranya?😦

*sumpah. jangan menulis blog sambil meng-update CV buat ngelamar kerja. nanti jadi gak konsen dan lupa mau nulis apa. (doh)*

oh. sekarang gue inget mau nulis apa.

jadi kan gue harus segera mencari solusi yah akan masalah gue ini. soalnya mau sampai kapan coba gue takut untuk menjalin hubungan? sebulan? 6 bulan? setahun? 2 tahun? idiiiih. amit2! hahaha.. nah. tapi gue gak tau solusi apa yang harus gue lakukan. humm.. any idea, friends? hihi..

er.. tapi mungkin ada baiknya gue saat ini setia sama mas S dulu ya. mengingat mas S itu posesif-cemburuan-manja-gakmauditinggal gitu kan. jadi gue harus fokus ke dia. ohhh mas S! liat aja. gue ceraiin lo bulan Mei/Juni! *muka garang*

sudahlah. tak jelas kan nasib renungan gue kali ini. haha..
cari sarapan aja aaaah..πŸ˜€

2 thoughts on “renungan #2

  1. helloπŸ™‚
    aku juga gitu, takut menjalani percintaan hehe,
    but one day, perhaps you’ll meet someone who will convince you why he worth the risk and love you so much and the best pasrt is, it’s mutual..πŸ™‚

    till then,
    just focus on what you want to do and i wish you all the best chieπŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s