right now i feel that

sendirian itu enak.

literally. enak banget. sekarang ini gue sedang menikmati hidup yang gak ditempelin pria berstatus pacar/HTSan/gebetan/whatsoever. just me and my lovely fellas. asli itu nikmatnya tiada tara. bisa keketawaan sore2 sambil liat pelangi, bisa ngobrol2 yang pada akhirnya gue jadi curhat kayak ember bocor, bisa ngetawain sobat gue yang gak dipancing aja curhat, sok2 skype-an buat belajar kualitatif yang akhirnya malah gagal total karena koneksinya dodol, dan banyak banget hal yang dilakuin bareng2 mereka.

no, gue bilang gini bukan buat self talk menyemangati diri sendiri karena gak punya pacar. gue sudah melewati masa2 berkabung dan gue sudah sampai di tahap penerimaan bahwa “ya udahlah emang lebih baik begini kalau lanjut mungkin kita bisa berakhir musuhan karena beda visi itu.” i am fine, and i hope he’s fine, too.. he’s a very nice man, after all. a lovable one who loved me tenderly. i wish him all the bests in life.🙂

nah, setelah putus ini gue memang belum berencana untuk mencari teman yang keterlaluan dekatnya dulu. no, nanti2 aja. gue mau menikmati hidup sama teman2 gue dulu. mau senang2 sama mereka. mau bikin skripsi dulu. mau wisuda dulu. nanti aja cari jodohnya sambil jalan. not a priority at least sampai Agustus tahun depan.

jadi sekarang daripada gue ngoceh2 di sini kayaknya lebih baik kalau gue belajar kualitatif atau mencari2 topik skripsi. oh Tuhan, harus banget ya ujian kualitatif? *mau nangis*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s