ikutan dian sama nanda

kan gue anaknya konformitas ya jadinya mau ikut2an aja. haha.. nggak deng boong. gue hampir mati gila di rumah gak ada kerjaan. belajar pengantar bisnis udah bosen parah dan gak masuk2 itu materinya jadi gue bikin ginian aja. ini sebenernya tugasnya Dian, tapi Nanda ikutan bikin juga dan sekarang gue mau ikut2an bikin. kalau punya mereka jadinya men-sastra, gak tau deh punya gue jadinya seperti apa. mungkin dodol kayak tulisan2 gue yang lainnya. maklumi saja yah wahai pembaca blog gue yang baik, gue tidak berbakat menulis serius. :p

ini tentang self-disclosure. jadi gue harus menjabarkan diri gue dalam 12 analogi yang udah dikasih. so, seperti apa gue? mari dibaca..

  1. (makanan favorit) gue adalah dari hasil campuran tepung dan air yang butuh waktu pengolahan cukup panjang. mengandung karbohidrat, tentunya mengenyangkan. gak semua bisa mengganti nasi dengan gue, tapi gue adalah pilihan yang enak. memiliki berbagai macam bentuk dan mengembang saat direbus, juga bisa berteman dengan apa saja. daging sapi, ayam, seafood, bahkan jamur. gue harap, itulah gue. fleksibel dan terus berkembang serta menjadi pilihan. bukan sekadar ada dan terpaksa dinikmati. yes, gue adalah manusia pilihan.
  2. (pesan orang tua) gue adalah dari kata2 yang gak enak didengar. kata2 yang pahit tapi sebenarnya penuh cinta. menyakiti sekaligus menyadarkan bahwa hidup tak senikmat yang dijalani. bahwa di luar sana ada manusia2 ganas yang siap menerkam kanan kiri atas bawah. mengingatkan bahwa rumah adalah tempat kembali, tempat semua cinta berasal dan bermuara. tempat gue dicintai apa adanya.
  3. (peristiwa) gue adalah dari empat hari terikat infus. membuat gue menghargai arti sehat. membuat gue menghargai arti jatah absen perkuliahan. membuat gue memahami tanda2 kelelahan tubuh yang selalu dipaksa bekerja lahir dan batin.
  4. (seseorang) gue adalah dari seseorang yang rela terjaga semalaman di rumah sakit untuk mengurusiku saat sakit. juga orang yang rela menahan sakit untuk mengeluarkanku ke dunia. ya, aku yang betah sekali dalam rahimnya tak mau keluar2 itu. orang yang paling panik saat gue tak juga sampai di rumah saat malam. orang yang paling protektif sekaligus cerewet. namun saat ia diam, duniaku serasa mati.
  5. (tempat yang aman dan damai) gue adalah dari kumpulan beberapa gedung di sebuah universitas ternama di depok. selalu menjadi pelarian saat rumah sedang tak nyaman ditinggali. tempat gue menimba ilmu apapun, mulai dari ilmu tentang manusia hingga ilmu cinta. dengan free wifi namun tidak free food and beverage, tempat ini menjadi tempat yang menyenangkan baik saat gue sendiri maupun bersama mereka atau dia. tempat yang harus gue tinggalkan tahun depan. dan gue harap, tempat gue menemukan cinta terakhir.
  6. (barang berharga yang tidak akan diberikan pada siapapun) gue adalah dari kumpulan kabel dan sirkuit yang dibeli 2 tahun lalu. diberi nama STRIPEtease. bukti cinta bapakku padaku. walaupun sederhana, tapi sangat membantu menjalankan kegiatan perkuliahan, curhat, dan pacaran. sangat disayangi dan harus bertahan paling tidak setahun lagi demi si tugas akhir.
  7. (kejadian yang berulang setiap hari) gue adalah dari udara yang keluar masuk lewat hidung. tanpanya, manusia tidak bisa hidup. kekurangan sedikit, manusia megap2.
  8. (yang dilihat dalam perjalanan menuju kampus) gue adalah dari supir angkot yang kadang brutal kadang manis. seringkali berlagak seperti pembalap F1, berniat menubruk apa saja yang menghalangi. kadang dibenci, namun selalu dicari.
  9. (tempat yang ingin didatangi kembali) gue adalah dari sebuah rumah di kota kecil purwokerto. tempat dulu gue sembunyi mengobati patah hati. tempat gue menyambut 2010 dengan penuh harap. tempat gue menangis dan tertawa di saat yang sama, mencoba melupakan hati yang patah. tempat yang sepi dan damai, di mana kegiatan yang ada hanyalah makan-tidur-jalan2.
  10. (segi positif diri sendiri) gue adalah dari kecerewetan tak terbendung yang akhirnya bermuara pada blog ini. keinginan untuk berbagi tawa dan kadang air mata. gue adalah cerita hidup yang dibagi pada dunia.
  11. (segi negatif diri sendiri) gue adalah dari diam saat berhadapan dengan kesal. sulit bicara namun lancar menulis membuat gue lebih banyak diam. rencana untuk memuntahkan sejuta kata2 pun seringkali buyar di tengah jalan. membuat frustrasi dan menjadi lingkaran setan.
  12. (harapan dalam hidup) gue adalah dari gelar kesarjanaan yang harus dicapai agustus tahun 2011. harus dicapai, walaupun gue ngeri sendiri.

nah itu punya gue. buluk gitu jadinya. abis kepala ini masih nyut2an kalo dipake mikir kebanyakan. haha.. alesan. padahal mah gue males aja mikir.😀

2 thoughts on “ikutan dian sama nanda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s