lah, lebay lu.

tadi siang gue bertandang ke fakultas ekonomi, dalam rangka ngumpulin tugas mata kuliah lintas fakultas. karena gue ke psiko dulu dari kosan Nanda, gue menunggu bikun lah di halte psiko. kira2 10 meter dari halte ada 2 bus sedang sejenis metro mini gitu, di sampingnya kongkow2 sejumlah cowok masjid yang *sorry to say* cupu. pas sampai halte, ternyata haltenya penuh sama barang2 dan sejumlah akhwat yang duduk2 dan ketawa2 ngabisin tempat padahal mereka gak nunggu bikun. liat ada orang2 yang dateng mau nunggu bikun juga mereka ga ada inisiatif menggeser barang2nya dan memberi tempat buat orang lain duduk, padahal beberapa dari kami yang mau naik bikun bawa barang yang agak repot kalau dipegangin sambil berdiri.

gue kesel banget liat tingkah mereka. makin kesel lagi waktu tau kalau mereka mau demo Q! film festival. hoy! dasar aneh. kalian ngaku2 beragama, tutup aurat, rajin ibadah, tapi gak punya empati sama orang lain. masih juga mengurusi urusan yang bukan urusannya. salah apa sih para LGBT sama kalian? why are you people so narrow minded? kalau Allah SWT masih mengijinkan ada mereka di muka bumi ini, berarti mereka masih ada manfaatnya buat kelangsungan hidup orang lain. lintah aja dibiarin hidup kok sama Allah. apalagi mereka manusia yang *terlepas dari ke-LGBT-annya* bisa berkarya dan dihargai?

aduh aduh, kalian ini keterlaluan sekali sih. katanya mahasiswa. katanya berpendidikan. katanya beradab. kelakuan kok kayak begitu. hey, gue 13 tahun sekolah di Al Azhar dari TK tapi bisa kok menerima kemajemukan di Indonesia. ini Indonesia bung! dasarnya Pancasila, bukan Al Qur’an dan Al Hadits doang. aww come on.. jangan lebay deh.

terus gue sengit banget ada 1 orang anak psiko yang bilang kalau kaum LGBT harus dibumihanguskan karena kalau tidak bisa dilaknat sama Allah SWT. whew.. dahsyat banget dia, lebih canggih dari Tuhan. gimana ya, yang namanya anak psiko kan harusnya bisa belajar untuk bersikap netral. kalau dia terus2an punya pola pikir gak suka langsung jeplak gak pake mikir itu gimana dia mau jadi seorang konselor/psikolog? memberikan judgement adalah hal yang terlarang di psiko. observasi dulu, then buat penilaian dengan bukti2 empiris. bukannya sekali lirik langsung nilai. beuhh..

yeah, ini cuma uneg2 gue aja. gak berarti gue benci sama kalangan yang Islamnya super taat itu. i am a moslem, too, and i’m proud of being a moslem. tapi kadang2 mereka kalau bertindak suka lebay sih dan agak mengganggu orang lain *seperti pengalaman di halte bikun tadi siang*. biasa aja kenapa deh? lebay lu.. :p

P.S. bagi gue, temen gue mau homo kek, lesbian kek, tau2 ganti kelamin kek, bi kek, sebodo amat selama dia gak mengganggu hidup gue/tau2 naksir gue/tau2 ngecengin pacar gue. hehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s